Selamat Datang di Situs Media Informasi Seksi Dikmas, Bidang Pendidikan Nonformal, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi”

Saturday, November 15, 2014

Setditjen PAUDNI Sosialisasikan Permendikbud 84 tahun 2014 ttg Pendirian PAUD

DENPASAR. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Ditjen PAUDNI) Ella Yulaelawati, M.A, Ph.D membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Permendikbud Nomor 84 tahun 2014 tentang Pendirian Satuan PAUD dan Petunjuk Teknis Pendirian Satuan PAUD, di Denpasar (6/10).
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk penataan kelembagaan satuan PAUD dan juga memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan serta pendiri/penyelenggara satuan PAUD dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Penataan kelembagaan satuan PAUD diawali dengan perizinan yang ditekankan per satuan dan per lokasi agar mampu memastikan terpenuhinya persyaratan administrasi dan teknis yang diperlukan bagi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini, berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
“Saat ini ada banyak lembaga PAUD yang berkembang, agar ditata ulang kelembagaannya, terutama menyangkut akreditasi yang sudah habis masa berlakunya” ujar Ella Yulaelawati.  
Lebih lanjut disampaikan oleh Ibu ella yulaelawati, M.A, P.hD agar jangan membedakan TK dgn PAUD karena TK merupakan bagian dari PAUD dan semua peraturan yang sudah dibuat bukan untuk menyulitkan pengelola lembaga PAUD tetapi untuk melindungi peserta didik.
Sebelum menutup arahannya, Ibu Ella Yulaelawati yang didampingi oleh Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian serta Kepala Bidang PNFI Dinas Pendidikan Provinsi Bali berharap kepada para peserta sosialisasi agar terus melengkapi data PAUD dengan benar baik dari sisi jumlah anak, jumlah lembaga maupun tenaga pendidik dan kependidikannya.
Acara sosialisasi dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi terpilih, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota terpilih, HIMPAUDI Pusat, dan Direktorat pembinaaan PAUD.  (Teguh/ HK)
Referensi : http://paudni.kemdikbud.go.id/berita/5709.html

Monday, November 3, 2014

Tim Defile Kab Sukabumi raih peringkat wahid di acara HAI Jabar 2014

Agenda rutin Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat setiap tahunnya gelar peringatan Hari Aksara Internasional (HAI). Untuk tahun 2014 ini digelar di Kabupaten Bandung  acara pembukaannya Sabtu 1 Nopember 2014 tempat di Soreang dilingkungan Pemda Kabupaten Bandung dan penutupan Minggu 2 Nopember 2014. Peringatan HAI 2014 diikuti oleh semua Kabupaten/kota dan mitra PNF se Jawa Barat, kegiatannya diisi oleh berbagai acara, diawali acara pembukaan dengan sambutan sambutan para pejabat dari Unsur Pejabat Kabupaten Bandung selaku tuan rumah dan Propinsi serta Ditjen Paudni dari Jakarta,  dilanjutkan defile barisan dari peserta kabupaten/kota dengan menampilkan berbagai atraksi,  selain itu digelar pameran  dan berbagai pagelaran unjuk kabisa seni budaya dari Tiap kabupaten/kota. Kegiatan HAI ini merupakan ajang silaturahmi dan promosi kegiatan Pendidikan Keaksaraan dari setiap kabupaten kota se jawa barat.

Peringatan HAI tingkat Propinsi yang ke 49 Kabupaten Sukabumi Alhamdulillah meraih salah satu  kejuaraan masuk peringkat kesatu tim Defile terbaik dan terbanyak, hal itu diperoleh atas kerjasama, dukungan dan partisipasinya dari semua pihak, untuk itu kami dari Jajaran Seksi Dikmas Bidang PNF Kabupaten Sukabumi mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi berikut jajarannya berkenan hadir dalam acara pembukaan , semua jajaran Panitia HAI kabupaten, semua jajaran pengurus mitra PNF (IPI, Korwas TK, HIMPAUDI, IGTKI, HIPKI, HISPPI, Forum PKBM, dan Forum TBM). Sehingga pelaksanaan  peringatan HAI di Soreang Bandung lancar dan sukses.


Tim Defile Kabupaten Sukabumi




Kadisdik, Sekdis, Kabid PNF, Kasi Paud Berfose di Stand Pameran Kab Sukabumi

Penghargaan peringkat 1 Defile berupa Piala dan Uang Tunai diterima Kabid PNF

Wednesday, October 8, 2014

Isu Siswa SD tidak melanjutkan ke SMP menjadi topic utama di acara Rakor Dewan Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi  Dr.Maman Abdurahman,M.Pd. beserta jajarannya Kepala Bidang SD, Kepala Bidang SMP, Kepala Bidang SMA, Kepala Bidang Pendidikan Nonformal, Para Kasi setiap Bidang dan Para Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan se Kabupaten Sukabumi hadir dalam acara Rakor Dewan Pendidikan yang dilaksanakan Rabu, 8 Oktober 2014 di Aula Hotel Augusta Cikukulu Sukabumi. Pelaksanaan ini mengambil tema “Melalui Loka Karya Desiminasi Program Kerja Dewan Pendidikan tahun 2014 Kita tingkatkan peran serta masyarakat dalam perumusan kebijakan pendidikan di Kabupaten Sukabumi”.
Kepala Dinas Pendidikan dalam paparannya menyampaikan beberapa hal diantaranya Isu Strategis Bidang Pendidikan; Isu tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (SPM Dikdas) dan program lainnya. Yang menjadi sorotan utama adalah program wajar dikdas salahsatunya adalah Isu tentang Siswa SD yang tidak melanjutkan ke SMP. Ternyata pada tahun 2014 dari data yang ada setelah melalui pendataan yang cukup panjang yang melibatkan semua jajaran Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan didapat siswa SD yang tidak melanjutkan  ke jenjang SMP adalah jumlahnya mencapai 839 siswa. Sementara siswa yang melanjutkan jumlahnya 50.822 siswa (98,38%). Dan data sekolah SD/MI berikut siswa Lulusan tahun 2014 adalah :

SD
MI
Jumlah
Jumlah Sekolah
1.186
305
1.491
Jumlah Lulusan
43.258
8.403
51.661

Dari jumlah 839 siswa yang tidak melanjutkan tersebut alas an apa saja kenapa mereka tidak melanjutkan, setelah diadakan penulusuran yang cukup makan waktu, ternyata didapat beberapa alas an ungkap Maman Abdurahman yaitu :
ALASAN
JUMLAH
Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
15
Bekerja
18
Geografis
3
Tidak Minat
401
Masuk Paket B setara SMP
5
Pontren Tradisional
323
Pindah ke luar Kabupaten
10
Sakit
4
Tahun berikutnya
1
Tidak ada keterangan
58
Wafat
1
Jumlah
839

Permasalahan tersebut menjadi tanggung jawab bersama, sehingga perlu mendapat dukungan semua pihak,  Pemerintah, masyarakat dan orang tua dengan harapan ada upaya bagaimana siswa yang tidak melanjutkan sejumlah itu dapat didorong untuk bisa masuk ke jenjang SMP dan program wajar Dikdas tahun berikutnya dapat terlaksana dengan target bisa 100%.

Kegiatan Rakor diakhiri dengan acara diskusi menampung masukan tentang permasalahan permasalahan pendidikan dibagi 3 kelompok dari peserta yang hadir. Kelompok I Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Nonformal Informal dengan pokok Bahasan Penyelenggaraan PAUD dan Pendidikan Nonformal lainnya termasuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan berikut Pembiayaan Pendidikan. Kelompok II Bidang Pendidikan Dasar dengan pokok Bahasan Pendirian Sekolah Baru, Penerapan Standar Pelayanan Minimal dan Pembiayaannya. Kelompok III Bidang Pendidikan Menengah dengan pokok bahasan Pendirian Sekolah Baru, Relevansi Pendidikan berikut pembiayaannya.
Permasalahan permasalahan dari ketiga kelompok ditampung sebagai bahan kajian, pertimbangan dan kebijakan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. (pri

Monday, May 12, 2014

Pedoman Bantuan Program Dikmas tahun 2014.

Pedoman bantuan program Dikmas tahun 2014 dapat di unduh dibawah ini :

Pedoman Bantuan Rintisan Aksara Kewirausahaan, Download

Pedoman Bantuan Mutu PKBM Pemagangan manajemen, Download

Pedoman Bantuan Penguatan TBM, Download

Pedoman Bantuan Penguatan Aksara Kewirausahaan, Download

Pedoman Bantuan Keorangtuaan Download

Pedoman Bantuan Pendidikan Kecakapan Hidup Download

Pedoman Bantuan Keaksaraan Dasar, Download

Pedoman Bantuan Koran Anak, Koran Ibu dan Cerita Rakyat, Download

Pedoman Bantuan Pemagangan Keterampilan, Download

Pedoman Bantuan Pendidikan Karakter, Download

Pedoman Bantuan Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender (PKBG), Download

Pedoman Bantuan Siaga Pasca Bencana, Download

 
Cooperation with bloggers Edit